HARI KESAKTIAN PANCASILA 1 OKTOBER 2026 : Menjaga Ingatan Sejarah, Merawat Persatuan, dan Menghidupkan Nilai Pancasila


JAKARTA — 1 Oktober 2026.
Tanggal 1 Oktober kembali diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, momentum nasional untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus merefleksikan kembali posisi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.





Pada tahun 2026, pemerintah menetapkan pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pedoman penyelenggaraan tersebut diterbitkan melalui Pedoman Menteri Kebudayaan Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tanggal 23 September 2026.



Catatan Sejarah



Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan peristiwa politik dan kekerasan yang terjadi pada 30 September hingga 1 Oktober 1965, yang dalam sejarah Indonesia dikenal sebagai Gerakan 30 September (G30S). Peristiwa tersebut diikuti penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira TNI Angkatan Darat.



Peristiwa 1965 kemudian menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan politik Indonesia. Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dibangun sebagai ruang memorial untuk mengenang para korban yang gugur dalam rangkaian peristiwa tersebut.



Dalam membaca sejarah 1965, penting bagi generasi sekarang untuk membedakan antara fakta sejarah yang terdokumentasi, interpretasi akademik, dan narasi politik yang berkembang pada setiap periode. Dengan demikian, peringatan sejarah tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang kritis dan bertanggung jawab.



Pancasila Bukan Sekadar Simbol


Hari Kesaktian Pancasila juga dapat dimaknai sebagai momentum untuk melihat kembali bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.



Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial tidak cukup hanya diucapkan dalam upacara. Nilai tersebut perlu tercermin dalam pelayanan publik, pendidikan, penegakan hukum, pembangunan, kehidupan sosial, dan penghormatan terhadap hak warga negara.



Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi pendidikan serta pembentukan karakter generasi muda.



EDITORIAL MEDIA GEMA TEHNIKAL





Bagi Redaksi Media GEMA TEHNIKAL, peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan kemajuan teknologi, tetapi juga membutuhkan integritas, tanggung jawab, persatuan, dan keadilan.


Sebagai media yang memberikan perhatian terhadap pekerjaan teknik, pembangunan nasional dan daerah, nilai Pancasila memiliki relevansi langsung dengan kehidupan pembangunan. Proyek pembangunan harus memberikan manfaat bagi masyarakat, dikerjakan secara profesional, serta mengedepankan transparansi dan tanggung jawab.


Pembangunan yang kuat membutuhkan pengawasan publik dan pers yang menjalankan fungsi informasi secara berimbang. Kritik terhadap kebijakan atau pelaksanaan pembangunan merupakan bagian dari ruang demokrasi, sepanjang disampaikan berdasarkan data, verifikasi, dan prinsip keberimbangan.

Karena itu, semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat diterjemahkan menjadi komitmen sederhana: bekerja dengan jujur, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, menghormati hukum, menjaga persatuan, dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan.


Sejarah tidak seharusnya hanya menjadi kenangan. Sejarah harus menjadi pelajaran agar bangsa Indonesia mampu menjaga persatuan dan membangun masa depan dengan lebih bijaksana.



Selamat Hari Kesaktian Pancasila
1 Oktober 2026.

“Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Redaksi Media GEMA TEHNIKAL

www.gematehnikal.online

Posting Komentar

0 Komentar